Berapa Lama Bikin Website? Yang Bikin Molor Biasanya Bukan Programmernya
Noviyanto
Founder & Lead6 menit baca

Cari berapa lama pembuatan website di Google, dan dalam sepuluh menit kamu akan menemukan dua jawaban yang sama-sama percaya diri: lima hari, dan lima bulan. Untuk barang yang disebut dengan nama yang sama.
Sebelum menulis ini kami menjejerkan artikel durasi dari vendor-vendor Indonesia yang halamannya muncul di halaman pertama, lalu mencatat angkanya satu per satu. Yang menarik bukan rentangnya yang lebar — itu wajar. Yang menarik adalah ke mana semua sumber itu menunjuk ketika ditanya apa yang membuat proyek molor. Jawabannya nyaris seragam, dan hampir tidak ada yang menunjuk ke programmernya.
Angka yang dipublikasikan, dan di mana mereka bertabrakan
Untuk website profil perusahaan — kategori yang paling sering ditanyakan — inilah yang benar-benar tertulis di situs masing-masing:
- JagoCompro: 5–14 hari untuk company profile dengan desain sederhana dan fitur dasar.
- Gradin: 2–3 minggu untuk company profile; 3–5 minggu untuk yang mereka sebut website profesional.
- Jago Marketing: 2–3 minggu untuk company profile, dari total rentang 2–8 minggu.
- ID Digitech: 4–6 minggu untuk website sederhana atau company profile 5–10 halaman.
Batas bawah dan batas atasnya berjarak sekitar empat kali lipat. Untuk label yang sama.
Selisih sebesar itu biasanya bukan tanda salah satunya berbohong. Lebih sering artinya "company profile" adalah kata yang menampung terlalu banyak hal: lima halaman statis dengan teks yang sudah jadi, dan dua puluh halaman dengan dua bahasa serta sesi foto sendiri, dua-duanya sah disebut company profile.
Rentang 5 hari sampai 6 minggu bukan tanda pasarnya kacau. Itu tanda pertanyaannya belum cukup spesifik untuk punya jawaban.
Kemiripan yang mencurigakan di rincian tahapan
Beberapa sumber memecah durasinya per tahap. Gradin menulis analisis 2–5 hari, desain 5–10 hari, pengembangan 7–15 hari, uji coba 3–5 hari. Jago Marketing menulis analisis 2–5 hari kerja, desain 5–10 hari kerja, pengembangan 7–14 hari kerja, pengujian 2–5 hari kerja.
Dua situs berbeda, angka yang praktis sama persis di empat tahap berturut-turut. Kemiripan sedekat itu jarang lahir dari dua pengukuran yang kebetulan sama.
ID Digitech memberi angka yang jelas berbeda — coding saja 10–30 hari, QA 5–10 hari — dan justru karena berbeda, angkanya terasa lebih seperti pengalaman sendiri. Kami tidak bisa membuktikan yang mana yang menyalin siapa. Yang bisa kami katakan: kalau kamu membandingkan empat penawaran dan tiga di antaranya menyebut angka yang mirip, itu belum tentu tiga konfirmasi.
Yang bikin molor: empat sumber, satu daftar yang sama
Di sinilah keempat sumber tadi berhenti berbeda pendapat. Ketika ditanya apa yang memperpanjang pengerjaan, mereka menyebut hal yang sama:
- ID Digitech menaruh keterlambatan pemberian konten sebagai faktor utama, diikuti perubahan spesifikasi di tengah jalan, revisi berkepanjangan, dan komunikasi yang lambat dibalas.
- Jago Marketing menyebut kesiapan materi dari pihak klien dan jumlah revisi desain.
- JagoCompro menulisnya lugas: semakin banyak revisi, semakin lama pengerjaannya.
- Gradin menutup artikelnya dengan mengaitkan durasi pada kesiapan materi.
Tidak ada satu pun dari daftar itu yang berbunyi "developernya lambat mengetik". Empat pihak yang saling bersaing, ditanya soal keterlambatan, menunjuk ke arah yang sama — dan arah itu bukan ke meja kerja mereka sendiri.
Bahan yang belum ada saat kontrak diteken
Logo dalam format yang bisa dicetak, foto tim yang bukan hasil screenshot Instagram, teks profil perusahaan yang sudah disetujui direksi, daftar produk beserta harganya. Empat hal itu terdengar sepele sampai kamu menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkannya dari orang yang berbeda-beda.
Halaman kosong tidak bisa dites, tidak bisa direview, dan tidak bisa diluncurkan. Jadi ketika bahan belum datang, pekerjaannya tidak melambat — pekerjaannya berhenti, lalu menunggu.
Revisi yang tidak pernah punya garis akhir
Revisi bukan masalah. Revisi yang tidak punya titik henti yang disepakati, itu masalah. Bedanya ada pada apakah di awal disebut berapa putaran revisi yang masuk dalam kesepakatan dan apa yang terjadi setelahnya — bukan pada niat baik siapa pun.
Keputusan yang menunggu orang yang tidak ikut rapat
Ini yang paling sering kami temui dan paling jarang masuk daftar mana pun: desain sudah disetujui yang hadir, lalu ada satu orang yang tidak ikut rapat dan pendapatnya menentukan. Waktu tunggunya tidak muncul di jadwal proyek, tapi muncul di tanggal rilis.
Jam proyek tidak mulai saat kontrak diteken
Karena itu, angka durasi kami di halaman FAQ selalu diikat pada satu syarat yang sama: halaman promosi 1–2 minggu, profil perusahaan 2–4 minggu, sistem atau aplikasi 4–12 minggu — dihitung setelah brief dan bahan lengkap, bukan sejak kesepakatan. Begitu bahannya masuk, tanggal rilisnya kami kunci.
Ini bukan cara berkelit dari tenggat. Ini cara supaya tenggatnya berarti sesuatu. Tanggal yang dihitung dari titik ketika separuh bahannya belum ada adalah tanggal yang sudah salah sejak dituliskan, dan yang menanggung malunya biasanya kedua belah pihak.
Kalau kamu sedang membandingkan penawaran, pertanyaan yang paling berguna bukan "berapa lama?" melainkan "dihitung dari kapan, dan apa yang harus sudah saya kirim supaya hitungannya mulai?"
"Website jadi" dan "website muncul di Google" bukan tanggal yang sama
Salah satu kekecewaan yang paling sering terjadi datang setelah peluncuran, bukan sebelumnya: situsnya sudah live, tapi dicari namanya di Google tidak ketemu.
Ini bukan kesalahan pengerjaan. Dokumentasi resmi Google Search Central menyebutnya terang-terangan — proses crawling "dapat memakan waktu dari beberapa hari sampai beberapa minggu", dan meminta Google merayapi halaman "tidak menjamin bahwa halaman akan langsung masuk hasil pencarian, atau masuk sama sekali".
Jadi ada dua jam berbeda yang berjalan. Jam pertama berhenti saat situs bisa dibuka orang. Jam kedua baru mulai di situ, dan panjangnya tidak ditentukan oleh vendor mana pun. Vendor yang menjanjikan halaman satu Google dalam hitungan minggu sedang menjual sesuatu yang bukan miliknya untuk dijanjikan.
Angka kami, dan batas yang kami akui
Rentang yang kami pasang sama dengan yang tertulis di halaman layanan website: 1–4 minggu tergantung besarnya, dengan company profile umumnya 2–4 minggu.
Yang tidak bisa kami berikan: rata-rata durasi asli seluruh proyek kami, terhitung dari hari pertama sampai rilis. Kami memang mencatat tanggalnya per proyek, tapi kami belum pernah mengukurnya secara serius sebagai satu kumpulan data — dan menyebut satu angka rata-rata tanpa itu sama saja mengarang. Kalau nanti sudah kami hitung, artikel ini yang akan diperbarui.
Satu hal lagi yang perlu jujur disebut: rentang di atas berlaku untuk pekerjaan yang ruang lingkupnya sudah disepakati. Kami tidak mulai membangun sebelum rangka halaman dan desainnya kamu setujui, dan penundaan yang lahir dari persetujuan yang belum turun tidak bisa kami hitung sebagai waktu kerja.
Yang kami tolak
Permintaan "seminggu jadi" yang datang tanpa bahan apa pun, kami tolak — bukan karena tidak mampu mengetik cepat, tapi karena hasilnya akan berupa website berisi teks contoh dan foto stok yang kamu ganti sendiri sebulan kemudian. Itu bukan proyek selesai, itu proyek yang ditunda dengan tagihan di depan.
Kami juga menolak memulai pekerjaan dengan tanggal rilis yang dikunci sebelum ruang lingkupnya dikunci. Urutan itu terbalik, dan yang paling sering menanggung akibatnya adalah kualitas di minggu terakhir.
Ringkasnya
- Angka yang dipublikasikan vendor Indonesia untuk company profile berkisar 5 hari (JagoCompro) sampai 4–6 minggu (ID Digitech). Bandingkan ruang lingkupnya dulu sebelum membandingkan durasinya.
- Beberapa rincian tahapan yang beredar mirip satu sama lain sampai ke angkanya. Tiga sumber yang serupa belum tentu tiga konfirmasi.
- Semua sumber yang kami baca menaruh penyebab molor di sisi kesiapan bahan, revisi, dan kecepatan keputusan — bukan di kecepatan pengerjaan.
- Tanyakan "dihitung dari kapan", bukan cuma "berapa lama".
- Situs live dan situs muncul di Google adalah dua tanggal berbeda; Google sendiri menyebut perayapan bisa memakan beberapa hari sampai beberapa minggu.
Kalau kamu sedang menyusun jadwal peluncuran dan ingin tahu bahan apa saja yang perlu disiapkan lebih dulu, kirim kebutuhanmu lewat form penawaran — daftar bahannya kami kirim balik bersama estimasinya. Untuk sisi biayanya, kami sudah menulis terpisah soal apa yang sebenarnya menentukan harga website.
